Konon pada satu masa, pulau lombok dihadapkan pada sebuah
musim kekeringan yang sangat panjang. tak banyak tanaman yang bisa tumbuh.
banyak binatang ternak yang akhirnya mati karena haus dan kelaparan. Salah satu
jenih pohon yang bisa tumbuh adalah pohon pisang. Pohon pisang waktu itu
menjadi salah satu makanan ternak, sebagai pengganti rumput yang pelahan
menjadi langka. Adalah seorang lelaki bernama Loq Ares, ia tengah
mengamati pohon pisang yang biasa dimakan oleh ternak tersebut. sambil berfikir
ia bergumam," ah kalau sapi ini suka mungkin enak juga untuk dibuat
sayur" fikir Loq Ares. akhirnya dia memotong-motong dan mencincang pohon
pisang tersebut lalu dibawanya pulang. Sampai dirumah ia minta ibunya untuk
memasak potongan-potongan pohon pisang tersebut. ternyata setelah dimasak
dengan bumbu yang biasa dipakai di dapur, irisan pohon pisang tersebut lumayan
enak. Sejak itu Loq Areslah yang dianggap penemu masakan tradisional Lombok
tersebut. Kini ares menjadi masakan wajib setiap acara begawe digelar. Belum
puas "epen gawe" jika acara yang dihelat tidak disertai dengan
menyajikan masakan tersebut
Proses pembuatan Ares sangat lah mudah, setelah pohon pisang
dibuang kulit luarnya yang keras dan agak kering kemudian di iris tipis-tipis
dan kemudian di pisah-pisah kemudian di tambahkan garam agar bisa lembek dan
bumbu masakan bisa terasa sampai ke serat-serat bagian yang sudah di iris-iris
tersebut.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar